Lovelycimutz's Blog

Talkshow, Workshop dan Seminar Masa Depan Industri Halal Indonesia

Posted on: Januari 18, 2011

Tepatnya tanggal 15 Januari 2011 gw mengikuti Talkshow, Workshop dan Seminar  dengan tema Masa Depan Industri Halal Indonesia yang di adakan oleh Universitas Indonesia. Acara tersebut lebih tepatnya diadakan di Ruang Video Conference Gd IASH UI lantai 1, UI – Salemba Jakarta. Masing-masing acara diadakan dengan waktu yang berbeda.

Pertama acara Talkshow dimulai pukul 09.00 – 11.30 dengan pembicara : Drs. Ir. Choirul Djamhari, M. Sc ( Deputi IV Bid. Pengembangan dan Restrukturasi Usaha, Kemeneg Koperasi dan UKM RI), Nurhayati Subarkat (Owner Wardah Kosmetik), Riyanto Sofyan (Owner Hotel Sofyan Betawi), Ahmad Gazali (Perencana Keuangan).

Acara Seminar dimulai pukul 13.00 – 15.00 dengan pembicara : Ir. Lukman Hakim, M. Si (Direktur LPPOM MUI), Kamarul Aznam (Pengamat Industri Halal Malaysia), M. Fathoni, M. Si (Global Halal Institute).

Acara ketiga yaitu Workshop dimulai pukul 16.00 – 17.30 dengan tema Merancang Agenda Bisnis dan Industri Halal Indonesia dengan fasilitator Rahmad Saleh (H – Media) Editor Edisi Indonesia.

Konsep halal tidak hanya berlaku bagi orang muslim saja, namun juga berlaku bagi seluruh umat apapun agamanya. Karena hal tersebut tercantum dalam Al-Quran. Ajaran untuk memakan makanan yang halal sudah terdapat sejak lama. Halal selalu berhubungan denga  Toyib, kedua hal tersebut tidak bisa dipisahkan dan selalu berjalan beriringan. Toyib bisa diartikan sebagai pendekatan kemanusiaan. Dalam suatu proses registrasi, Toyib selalu didahulukan dibandingankan dengan halal. Halal bisa diartikan sebagai suatu kepastian bagi umat Islam dan tidak ada toleransi bagi halal.

Apabila kita memakan makanan yang tidak halal maka akan ada pembentukan sifat-sifat sayitoniah pada jasmani dan rohani kita. Contoh makanan yang tidak halal seperti daging babi. Islam memberikan 1 ajaran mengenai penyembelihan hewan sapi. Dalam proses penyembelihan sapi, darah sapi harus dikeluarkan sebanyak-banyaknya. Karena secara teknologi, darah merupakan media yang baik bagi pertumbuhan bakteri. Daging yang baik adalah daging yang hanya mengandung sedikit darah. Apabila kita mengkonsumsi makanan yang tidak sehat maka akan mengakibatkan stress, keracunan, dan kematian.

Konsep halal juga baik apabila diterapkan oleh para pengusaha yang dapat dihubungkan dengan konsep keuangan syariah / konsep keuangan halal. Menurut penelitian, label halal yang tercantum pada kemasan makanan dan minuman 54% adalah bohong belaka. Hal ini sangat disayangkan karena bisa berakibat buruk bagi kesehatan masyarakat. Dalam hal ini peran pemerintah dalam melindungi masyarakat perlu ditingkatkan lagi. Selain itu perlu adanya keterbukaan antara masyarakat dan produsen tentang suatu produk. Baru sekitar 1.4% makanan dan minuman yang teregister sertifikat halal.

Memang sulit untuk menerapkan konsep halal dalam kehidupan sehari-hari, juga sulit diterapkan dalam kegiatan berbisnis.

Menurut pengungkapan Nurhayati Subarkat  sebagai Owner Wardah Kosmetik, awalnya memang sulit untuk menjual produk kosmetik halal ke pasaran karena persaingan dengan produk kosmetik luar sangat ketat. Namun dengan semakin sadarnya masyarakat untuk menggunakan kosmetik yang halal, penjualan produk kosmetik Wardah semakin meningkat tajam. Kosmetik Wardah masuk 5 besar produk yang penjualannya paling besar di Matahari Departemen Store.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Riyanto Sofyan sebagai Owner Hotel Sofyan Betawi. Awalnya memang sulit memulai berbasis bisnis keuangan syariah, penurunan omset yang tajam juga ikut mewaranai perkembangan Hotel Sofyan. Namun dengan niat yang gigih, maka Hotel Sofyan bisa berkembang dengan pesat walaupun menggunakan prinsip bisnis syariah yaitu dengan pembatasan konsumen yang boleh menginap di sana harus dengan status suami istri dan tidak adanya club malam di hotel tersebut serta banyak hal lainnya.

Menurut gw acara hari ini sangat bagus karena bisa dijadikan bahan share ke masyarakat banyak bahwa konsep halal itu baik apabila kita terapkan dalam kehidupan kita sehari-hari. Karena konsep halal pun masih hal yang baru bagi gw yang beragama non muslim. Tidak ada salahnya masyarakat menerapkan konsep halal, bukan melihat dari sudut pandang agama namun melihat dari sudut pandang positif bagi kesehatan masyarakat.

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

RSS Berita Gunadarma

  • ERROR: Tried to load source page, but remote server reported "404 Not Found".
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: