Lovelycimutz's Blog

Proses-proses dan Interaksi Sosial

Posted on: Oktober 2, 2010

A. Pengertian Proses Sosial

Proses-proses sosial pada pengantar Sosiologi hanya dibatasi pada interaksi sosial, yaitu bentuk yang nampak bilas orang perorangan/kelompok manusia yang mengadakan hubungan satu dengan yang lain.

Pengertian dari proses sosial yaitu cara-cara berhubungan yang dapat dilihat apabila orang perorangan/kelompok manusia saling bertemu dan menentukan sistem serta bentuk-bentuk hubungan tersebut atau apa yang akan terjadi apabila perubahan yang menyebabkan goyahnya cara-cara hidup yang telah ada.

Pengetahuan tentang proses-proses sosial berarti memungkinkan seseorang memperoleh pengertian mengenai segi dinamis dari masyarakat/gerak masyarakat.

Sosiologi klasik menekankan perhatiannya pada segi struktur dari masyarakat saja, antara lain tentang : Kelompok-kelompok Sosial, Kebudayaan, Lembaga Sosial, Stratifikasi dan Kekuasaan.

Dulu perhatian Sosiologi hanya pada segi struktur masyarakat, sekarang perhatian  Sosiologi yaitu baik dari struktur masyarakat juga segi dinamis (gerak masyarakat)

Perhitungan Sosiologi Dewasa ini :

  • Struktur Masyarakat (Segi-segi statis)

–      Kelompok-kelompok Sosial

–      Kebudayaan

–      Lembaga Sosial

–      Stratifikasi Sosial

–      Kekuatan

–      Keadah-kaedah Sosial

  • Fungsi Masyarakat (Segi-segi Dinamis)

Hal ini terjadi karena perubahan yang terjadi dalam masyarakat akibat adanya interaksi antarmasyarakat. Dan sebelum hubungan tersebut memiliki bentuk konkrit tentang apa yang dikehendaki terwujud nyata maka ada suatu proses yang dialami yaitu suatu proses ke arah bentuk konkrit yang sesuai dengan nilai-nilai sosial yang ada.

B. Interaksi Sosial

Prof. DR. Soerjono Soekanto dalam Pengantar Sosiologi mengatakan bahwa interaksi sosial adalah kunci semua kehidupan sosial, tidak ada interaksi berarti tidak mungkin ada kehidupan bersama

Interaksi sosial sebagai bentuk umum  dari proses sosial dapat juga dikatakan proses sosial, karena interaksi sosial merupakan syarat utama terjadinya aktivitas sosial.

Tidak ada interaksi antara individu dengan individu atau kelompok dengan kelompok, individu dengan kelompok maka tidak mungkin pula ada kehidupan bersama.

Contoh interaksi sosial : Dalam sebuah seminar diundang beberapa perusahaan dimana perusahaan tersebut harus mengirim satu/beberapa utusan sesuai permintaan.

Faktor – faktor sebagai dasar berlangsungnya proses interaksi antara lain :

  • Imitasi, yaitu proses meniru dimana pada diri individu terdapat minat terhadap hal-hal yang akan ditirunya serta menganggap ada nilai berharga dan berguna bagi dirinya.
  • Sugesti, yaitu proses mempengaruhi individu terhadap individu lain sehingga ia dapat menerima norma/pedoman tingkah laku tertentu tanpa melalui pertimbangan terlebih dahulu.

Faktor yang memungkinkan terjadinya sugesti yaitu :

–      Faktor hambatan daya kemampuan berfikir

–      Faktor daya pikir yang terpecah-pecah

–      Faktor penggunaan kewibawaan

–      Faktor pengukuhan keyakinan diri

–      Faktor pendapat mayoritas

  • Identifikasi, yaitu kecenderungan yang tanpa disadari untuk menyamakan diri seperti orang lain, biasanya disebabkan oleh tidak disadarinya oleh pelaku, terdapat hubungan antara motif tidak sadar dengan nilai-nilai yang menjadi sasaran identifikasi.
  • Simpati, yaitu kecenderungan sikap merasa dekat dan tertarik untuk mengadakan hubungan saling mengerti dan kerjasama dari pihak individu satu terhadap yang lain.

C. Syarat-syarat Terjadinya Interaksi

Ada 2 syarat yang memungkinkan terjadinya interaksi sosial, yaitu :

1. Interaksi sosial terjadi karena adanya kontak sosial

Kontak berasal dari bahasa Latin, Cum atau Con artinya bersama-sama, secara harafiah berarti bersama-sama menyentuh, secara fisik berarti apabila terjadi hubungan badaniah.

Kontak bersifat :

  1. Positif = Satu kerjasama
  2. Negatif = Tidak menyebabkan kelanjutan interaksi sosial
  3. Primer = Face to face
  4. Sekunder = Langsung dan tak langsung

2. Interaksi sosial terjadi karena adanya komunikasi

Komunikasi berasal dari bahasa Inggris Common berarti umum, mengandung pengertian pandangan umum atau adanya konsep yang sama tentang sesuatu.

Contoh sarana dan alat-alat komunikasi antara lain : Sarana komunikasi elektronik (Film, radio, televisi dan telepon) dan Sarana komunikasi cetak (Surat kabar, majalah, brosur).

D. Kehidupan Yang Terasing

Pengertian Zoon Politicon-nya Aristoteles dan Man is a social and political being-nya Hans Kelsen, erat kaitannya dengan kontak dan komunikasi bagi perwujudan interaksi sosial. Manusia sebagai makhluk sosial, tidak dapat bertahan hidup di dalam pengasingan. Kehidupan terasing ini menandakan suatu ketidakmampuan untuk mengadakan interaksi sosial dengan pihak-pihak lain.

Keadaan terasing ini dapat disebabkan oleh beberapa hal, antara lain :

  • Secara badaniah seseorang sama sekali diasingkan dari hubungan dengan orang lain.
  • Terasing oleh karena cacat pada salah satu indera.
  • Pengaruh perbedaan Ras atau Agama.

E. Bentuk-bentuk Interaksi Sosial

  • Kerjasama / Cooperation
  • Persaingan / Competition
  • Pertikaian / Conflict
  • Akomodasi/Accomodation
  1. Menunjuk pada suatu keadaan, adanya suatu keseimbangan dalam intekasi antar individu/kelompok dalam kaitannya dengan nilai dan norma sosial.
  2. Menunjuk pada suatu proses berarti menunjuk pada usaha manusia untuk meredakan suatu pertentangan sehingga mencapai kestabilan.

Bentuk- Bentuk Akomodasi:

–      Coersion (Proses dilaksanakan oleh karena paksaan baik fisik / psikologis. Contoh : Perbudakan)

–      Compromise (Pihak yang terlibat mengurangi tuntutannya untuk mencapai penyelesaian. Contoh : Traktat)

–      Arbitration (Cara mencapai compromise bila pihak yang bertentangan tidak dapat menyelesaikan sendiri)

–      Mediation (Pada mediation pihak ketiga netral dan berkedudukan sebagai penasehat)

–      Conciliation (Usaha mempertemukan pihak-pihak yang berselisih untuk mencapai persetujuan bersama)

–      Toleration (Bentuk akomodasi tidak resmi, kadang timbul secara tidak sadar dan tanpa direncanakan)

–      Stalemate (Dalam melakukan pertentangan para pihak berenti pada suatu titik tertentu)

–      Adjudication (Penyelesaian perselisihan di Pengadilan)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

RSS Berita Gunadarma

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
%d blogger menyukai ini: